Pupuk Organik Nasa Menghadirkan cara penanaman Tomat
yang
tepat guna bagi para petani sesuai anjuran dari PT Natural
Nusantara. Dikarenakan Tomat adalah komoditas hortikultura yang penting, tetapi produksinya
baik kuantitas dan kualitas masih rendah. Hal ini disebabkan antara
lain tanah yang keras, miskin unsur hara mikro serta hormon, pemupukan
tidak berimbang, serangan hama dan penyakit, pengaruh cuaca dan iklim,
serta teknis budidaya petani.Dengan pemakaian pupuk organik NASA telah terbukti dan teruji sangat
membantu petani dalam peningkatan produksi secara Kuantitas dan
Kualitas dengan tetap memelihara Kelestarian lingkungan (Aspek K-3),
agar petani dapat berkompetisi di era perdagangan bebas.
A. FASE PRA TANAM
1. Syarat Tumbuh>
- Tomat dapat ditanam di dataran rendah/dataran tinggi
- Tanahnya gembur, porus dan subur, tanah
liat yang sedikit mengandung pasir dan pH antara 5 – 6
- Curah hujan 750-1250 mm/tahun, curah hujan yang tinggi dapat
menghambat persarian.
- Kelembaban relatif yang tinggi sekitar 25% akan merangsang
pertumbuhan tanaman yang masih muda karena asimilasi CO2 menjadi lebih
baik melalui stomata yang membuka lebih banyak, tetapi juga akan
merangsang mikroorganisme pengganggu tanaman dan ini berbahaya bagi
tanaman
2. Pola Tanam
Tampilkan postingan dengan label natural nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label natural nusantara. Tampilkan semua postingan
Senin, 14 Mei 2012
Kamis, 10 Mei 2012
Teknik Budidaya Cabai
Pupuk Organik Nasa Menghadirkan cara penanaman Cabai
yang
tepat guna bagi para petani sesuai anjuran dari PT Natural
Nusantara.Adapun Teknik penanaman cabai seperti di bawah ini :
A. PENDAHULUAN
Cabai dapat ditanam di dataran tinggi maupun rendah, pH 5-6. Bertanam cabai dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko), diantaranya, teknis budidaya, kekurangan unsur, serangan hama dan penyakit, dll.
Dengan pemakaian produk NASA yang telah teruji dan terbukti mampu meningkatkan produksi cabai secara kuantitas, kualitas dan kelestarian ( K-3 ), sehingga petani dapat berkompetisi di era pasar bebas.
B. FASE PRATANAM
1. Pengolahan Lahan
A. PENDAHULUAN
Cabai dapat ditanam di dataran tinggi maupun rendah, pH 5-6. Bertanam cabai dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko), diantaranya, teknis budidaya, kekurangan unsur, serangan hama dan penyakit, dll.
Dengan pemakaian produk NASA yang telah teruji dan terbukti mampu meningkatkan produksi cabai secara kuantitas, kualitas dan kelestarian ( K-3 ), sehingga petani dapat berkompetisi di era pasar bebas.
B. FASE PRATANAM
1. Pengolahan Lahan
Teknik Budidaya Mentimun
Pupuk Organik Nasa Menghadirkan cara penanaman Mentimun yang tepat guna dan sesuai anjuran PT Natural Nusantara.Adapun teknik penanaman mentimun seperti di bawah ini :
I. PENDAHULUAN
Produksi mentimun di Indonesia masih sangat rendah padahal potensinya masih bisa ditingkatkan. Dengan pemakaian pupuk organik NASA yang telah teruji dan terbukti mampu meningkatkan produktivitas secara Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian (K-3).
II. SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim
Adaptasi mentimun pada berbagai iklim cukup tinggi, namun pertumbuhan optimum pada iklim kering. Cukup mendapat sinar matahari, temperatur (21,1 – 26,7)°C dan tidak banyak hujan. Ketinggian optimum 1.000 – 1.200 mdpl.
2.2. Media Tanam
Tanah gembur, banyak mengandung humus, tata air baik, tanah mudah meresapkan air, pH tanah 6-7.
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
I. PENDAHULUAN
Produksi mentimun di Indonesia masih sangat rendah padahal potensinya masih bisa ditingkatkan. Dengan pemakaian pupuk organik NASA yang telah teruji dan terbukti mampu meningkatkan produktivitas secara Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian (K-3).
II. SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim
Adaptasi mentimun pada berbagai iklim cukup tinggi, namun pertumbuhan optimum pada iklim kering. Cukup mendapat sinar matahari, temperatur (21,1 – 26,7)°C dan tidak banyak hujan. Ketinggian optimum 1.000 – 1.200 mdpl.
2.2. Media Tanam
Tanah gembur, banyak mengandung humus, tata air baik, tanah mudah meresapkan air, pH tanah 6-7.
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Rabu, 09 Mei 2012
Teknik Budidaya Kentang
Pupuk Organik Nasa Menghadirkan cara penanaman kentang
yang
tepat guna bagi para petani sesuai anjuran dari PT Natural
Nusantara.Kentang (Solanum tuberosum L) merupakan sumber utama karbohidrat,
sehingga menjadi komoditi penting. Dengan pemakaian pupuk organik nasa
yang telah terbukti dan teruji mampu meningkatkan produksi kentang
secara kuantitas, kualitas dan tetap berdasarkan kelestarian lingkungan
(Aspek 3K).
SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim
Curah hujan rata-rata 1500 mm/tahun, lama penyinaran 9-10 jam/hari, suhu optimal 18-21 °C, kelembaban 80-90% dan ketinggian antara 1.000-3.000 m dpl.
2.2. Media Tanam
Struktur remah, gembur, banyak mengandung bahan organik, berdrainase baik dan memiliki lapisan olah yang dalam dan pH antara 5,8-7,0.
PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim
Curah hujan rata-rata 1500 mm/tahun, lama penyinaran 9-10 jam/hari, suhu optimal 18-21 °C, kelembaban 80-90% dan ketinggian antara 1.000-3.000 m dpl.
2.2. Media Tanam
Struktur remah, gembur, banyak mengandung bahan organik, berdrainase baik dan memiliki lapisan olah yang dalam dan pH antara 5,8-7,0.
PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Minggu, 06 Mei 2012
Teknik Budidaya Kopi
Pupuk Organik Nasa Menghadirkan cara penanaman Kopi
yang
tepat guna bagi para petani sesuai anjuran dari PT Natural
Nusantara.Ada beberapa tahapan dalam cara penanaman Tanaman Kopi yaitu :
I. PENDAHULUAN
Tanaman Kopi merupakan tanaman yang sangat familiar di lahan pekarangan penduduk pedesaan di Indonesia. Jika potensi dahsyat ini bisa kita manfaatkan tidaklah sulit untuk menjadikan komoditi ini menjadi andalan di sektor perkebunan. Hanya butuh sedikit sentuhan teknis budidaya yang
tepat, niscaya harapan kita optimis menjadi kenyataan.
Dengan semangat ramah lingkungan pemakaian Pupuk Organik NASA mampu meningkatkan produktivitas secara Kuantitas, Kualitas dan tetap berdasarkan kelestarian lingkungan (Aspek K3) yang kini menjadi salah satu syarat persaingan di era globalisasi.
II. PERSIAPAN LAHAN
I. PENDAHULUAN
Tanaman Kopi merupakan tanaman yang sangat familiar di lahan pekarangan penduduk pedesaan di Indonesia. Jika potensi dahsyat ini bisa kita manfaatkan tidaklah sulit untuk menjadikan komoditi ini menjadi andalan di sektor perkebunan. Hanya butuh sedikit sentuhan teknis budidaya yang
tepat, niscaya harapan kita optimis menjadi kenyataan.
Dengan semangat ramah lingkungan pemakaian Pupuk Organik NASA mampu meningkatkan produktivitas secara Kuantitas, Kualitas dan tetap berdasarkan kelestarian lingkungan (Aspek K3) yang kini menjadi salah satu syarat persaingan di era globalisasi.
II. PERSIAPAN LAHAN
Label:
cara tanam kopi,
kopi organik,
natural nusantara,
penyakit jamur upas,
pestona,
pupuk organik,
pupuk organik nasa,
tanaman kopi,
teknik budidaya kopi
Teknik Budidaya Bawang Merah
Pupuk Organik Nasa Menghadirkan cara penanaman Bawang merah yang
tepat guna bagi para petani sesuai anjuran dari PT Natural
Nusantara.Bawang merah (Allium cepa) merupakan salah satu komoditas
hortikultura yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Agar sukses budidaya
bawang merah kita dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko) di
lapangan. Diantaranya cara budidaya, serangan hama dan penyakit,
kekurangan unsur mikro, dll yang menyebabkan produksi menurun. Dengan
semangat ramah lingkungan pemakaian Pupuk Organik NASA mampu
meningkatkan produktivitas secara Kuantitas, Kualitas dan tetap
berdasarkan kelestarian lingkungan (Aspek K3). sehingga petani dapat
berkarya dan berkompetisi di era perdagangan
bebas.
A. PRA TANAM
1. Syarat Tumbuh
Bawang merah dapat tumbuh pada
A. PRA TANAM
1. Syarat Tumbuh
Bawang merah dapat tumbuh pada
Langganan:
Postingan (Atom)





